Jalan menuju Cinta RasulAllah ﷺ adalah dengan menyintai Ahlul Bayt baginda ﷺ

Sheikh Dr Ismail Kassim Sesat

Ya Salam Ya Allah

Alhamdulillahi Robbil Alamin, Allahumma Solli A’la Saidina Muhammad Wa A’la Alihi Wasohbihi Wabarik Wasallim.

Sheikh Dr Ismail Kassim Sesat

Tuduhan  bahawa mencintai Ahlul Bayt adalah Syiah itu jelas adalah salah di mana ia adalah konspirasi untuk menjauhkan umat ini dari tali Allah dan Rasulullah ﷺ.

Jika kita tahu rahsia mencintai Ahlul Bayt, pasti kita akan mencari di mana Ahlul Bayt Nabi Mulia ﷺ.

 

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Bintang-bintang adalah keselamatan bagi penghuni langit, sedangkan Ahlul Baytku adalah keselamatan bagi umatku. (Dalam riwayat lain,  “…keselamatan bagi penghuni bumi.”) Apabila Ahlul Baytku lenyap, apa yang dijanjikan dalam ayat-ayat Al-Quran akan tiba (iaitu) bencana.”

 

Keutamaan dan Kemuliaan Ahlul Bayt

Ahlul Bayt Rasulullah ﷺ memiliki keutamaan dan kemuliaan bagi semua kaum Muslimin, karena Allah  Subhanahu Wata’ala memuliakan mereka, malah  membersihkan mereka dari dosa sebagaimana firman Allah Subhanahu Wata’ala:

Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu hai Ahlul Bayt dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.” (Surah Al-Ahzâb : 33)

Allah Subhanahu Wata’ala juga berfirman  “Katakanlah: ‘Aku tidak meminta kepadamu sesuatu upahpun atas seruanku kecuali kasih sayang dalam kekeluargaan.” (QS. Asy-Syûrâ : 23)

Ini bermaksud, katakan kepada mereka wahai Muhammad ﷺ, aku tidak menginginkan upah dari kalian semua selain kalian mencintaiku dan mencintai keluargaku (Ahlul Baytku).

Sheikh Dr Ismail Kassim Sesat

Abu Bakar As-Siddiq radhiallahu anhu berkata, “Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, kerabat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassallam lebih aku cintai melebihi kerabatku sendiri.”
Abu Bakar juga berkata, “Muliakanlah Ahlul Bait Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wassallam.”
Imam Abdullah Al-Haddad bersyair dalam Kitab At-Tâ`iyah Al-Kubrâ;

Keluarga Rasulullah adalah keluarga suci
Mencintai mereka hukumnya fardhu 
Mereka adalah para pembawa rahasia setelah nabi mereka
Dan para pewarisnya adalah pewaris-pewaris terbaik

Diriwayatkan dari Abu Sa’id Al-Khudri,

“Ada tiga kesucian Allah, barangsiapa memelihara ketiganya, Allah akan menjaga agama dan dunianya dan barangsiapa tidak memelihara ketiganya, Allah tidak akan menjaga dunia dan akhiratnya; kesucian islam, kesucianku dan kesucian kerabatku.”

Barangsiapa memelihara ketiga kesucian itu, ia telah naik di atas perahu keselamatan, dan siapa yang tidak menjaganya, ia ketinggalan perahu keselamatan.

 

Asas Islam adalah mencintai Rasulullah  dan Ahlul Bayt

Rasulullah ﷺ bersabda,

 “Cintailah Allah karena nikmat yang diberikan kepada kalian cintailah aku karena kecintaan (kalian) kepada Allah, dan cintailah Ahlul Baytku karena kecintaan (kalian) kepadaku.” Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassallam bersabda, “Segala sesuatu ada asasnya, dan asas islam adalah mencintai Rasulullah dan ahli baytnya.”

 

Sebuah hadits diriwayatkan oleh Iman Hakim

 “Seandainya seorang beribadah diantara rukun dan maqam (di depan Ka’bah) kemudian dia bertemu Allah Subhanahu Wata’ala dalam keadaan dia benci pada keluarga Muhammad, nescaya dia akan masuk neraka.”

Dari dalil-dalil dan keterangan di atas sudah sangat jelas bahwa mencintai Ahlul Bayt adalah kewajiban setiap Muslim, para imam Ahlus Sunnah sangat menjunjung tinggi kehormatan mereka dan mencintai Ahlul Bayt dengan sepenuh hati.

Kita Ahlus Sunnah mencintai Ahlul Bait dan sangat memulikan para sahabat Nabi Mulia .

Pesanan Rasulullah  

“Didiklah anak-anak kalian mengenai tiga perkara”

  • mencintai Nabi
  • mencintai Ahlul Bayt
  •  membaca Al-Quran

Begitu juga Ad-Dailami meriwayatkan sebuah hadis dti Saidina Ali bin Abi Talib radiallahu anhu bahawa sesungguhnya Rasulullah  bersabda :

“Orang yang paling mantap (teguh) berjalan di atas Sirat di antara kalian ialah yang paling besar kecintaan kepada Ahlul Baitku dan para sahabatku”

 

Malah Rasulullah ﷺ pernah bersabda :

“Tidaklah sempurna iman seorang hamba Allah sebelum kecintaannya kepada-Ku melebihi kecintaannya kepada dirinya sendiri, sebelum kecintaan kepada keturunanku melebihi kecintaannya kepada keturunannya sendiri, sebelum kecintaannya kepada keluargaku (Ahlul baytku) melebihi kecintaannya kepada keluarganya sendiri, dan sebelum kecintaannya kepada dzatku melebihi kecintaannya kepada dzatnya sendiri.” (HR At Thabrani)

Carilah, pelajarilah bagaimana mahu menghadirkan rasa kecintaan pada Ahlul Bayt para penerus dakwah Nabi . Carilah melalui jalan syahadah Fa’lam Annahu La ilaha illAllah. (QS 47 : 19)

La hawlawala quwwata illa bilah…

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s